Wahai kaum wanita, semoga Allah memberikan taufiq-Nya kalian. dengarkan
apa yang disampaikan oleh Nabi kita Muhammad shallallahu alaihi wa
sallam tentang kalian
:
عن أبي هريرة قال قال رسول الله صلى الله عليه وسلم صنفان من أهل
النار لم أرهما قوم معهم سياط كأذناب البقر يضربون بها الناس ونساء كاسيات عاريات
مميلات مائلات رءوسهن كأسنمة البخت المائلة لا يدخلن الجنة ولا يجدن ريحها وإن
ريحها ليوجد من مسيرة كذا وكذا
Dari Abu Hurairah radhiallahu
anhu ia berkata, Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda
:
Ada dua jenis penduduk
neraka yang belum pernah saya lihat, suatu kaum yang memiliki cambuk seperti
ekor-ekor sapi yang mereka gunakan untuk mencambuk manusia, wanita-wanita yang
berpakaian (tetapi ) telanjang, durhaka, menggoyang-goyang kepalanya,
kepala-kepala mereka seperti punak-punak sapi yang kering, mereka tidak masuk
surga dan tidak mendapat wanginya, padahal wanginya itu dapat dicium dalam
jarak sekian dan sekian.
Lihat di shahihul jami':
3693
Hadits ini teguran bagi para wanita yang berpakaian, tapi telanjang dari sisi agama. Karena menyingkapkannya
dan menampakkan kecantikan-kecantikan bukan pada tempatnya, memakai pakaian
yang tipis hingga menampakkan apa yang di dalam dan di baliknya. Mereka memakai
pakaian secara dhahir, tetapi sebenarnya telanjang dari sisi agama.
Maka, jadilah kalian wanita-wanita sholehah, tunaikan hak Allah,
taatilah suamimu dalam perkara yang baik, bersyukurlah atas segala
pemberiannya, banyak-banyaklah berinfaq, tutuplah aurat kalian, jauhi
ucapan-ucapan keji, fitnah, adu domba, menghasud dan mencela, merendahkan orang
lain, dan jagalah kehormatan dan kemaluan kalian.
Allah ta'alâ berfirman :
وَالَّذِينَ يُؤْذُونَ الْمُؤْمِنِينَ وَالْمُؤْمِنَاتِ بِغَيْرِ مَا
اكْتَسَبُوا
"Dan orang-orang
yang menyakiti orang-orang yang mukmin dan mukminat tanpa kesalahan yang mereka
perbuat". (Al-Ahzab: 58)
Yakni mereka melancarkan
tuduhan buruk terhadap orang-orang mukmin dan mukminat yang pada hakikatnya
bersih dari apa yang dituduhkan oleh mereka itu, padahal orang-orang mukmin dan
mukminat tidak tahu menahu dan tidak pernah melakukannya.
Maka balasan bagi mereka
itu, Allah menyebutkan dalam firman selanjutnya :
فَقَدِ احْتَمَلُوا بُهْتَانًا وَإِثْمًا مُبِينًا
"maka sesungguhnya
mereka telah memikul kebohongan dan dosa yang nyata". (Al-Ahzab: 58)
وعن ابن مسعود رضي الله
عنه قال : قال رسول الله صلى الله عليه وسلم : سباب المسلم فسوق، وقتاله كفر، متفق
عليه
Dari 'Abdullah bin
Mas'ud radhiayallahu anhu beliau berkata, Rasulullah shallallahu 'alaihi
wasallam bersabda :
Mencela seorang muslim
adalah kefasikan, dan memeranginya adalah kekufuran. Muttafaqan 'alaih.
Walhamdulillahirobbil'alamin

Tidak ada komentar:
Posting Komentar