Pengikut

Senin, 03 Februari 2020

Jagalah dirimu dan keluargamu dari



Peliharalah dirimu dan keluargamu dari api Neraka, dengan beramal sholeh dan mendidik diri dan keluarga dengan agama Allah, ketahuilah siksa neraka  Allah sangat pedih dan mengihinakan, Allah subhanahu wata’ala berfirman :


يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا قُوا أَنْفُسَكُمْ وَأَهْلِيكُمْ نَارًا وَقُودُهَا النَّاسُ وَالْحِجَارَةُ عَلَيْهَا مَلائِكَةٌ غِلاظٌ شِدَادٌ لَا يَعْصُونَ اللَّهَ مَا أَمَرَهُمْ وَيَفْعَلُونَ مَا يُؤْمَرُونَ

“Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu; penjaganya malaikat-malaikat yang kasar, yang keras, yang tidak mendurhakai Allah terhadap apa yang diperintahkan-Nya kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan”. (QS. At tahrîm : 6 )


Dan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :

أنَّ رَسولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عليه وسلَّمَ، قالَ: نَارُكُمْ جُزْءٌ مِن سَبْعِينَ جُزْءًا مِن نَارِ جَهَنَّمَ، قيلَ يا رَسولَ اللَّهِ إنْ كَانَتْ لَكَافِيَةً قالَ: فُضِّلَتْ عليهنَّ بتِسْعَةٍ وسِتِّينَ جُزْءًا كُلُّهُنَّ مِثْلُ حَرِّهَا.

Dari Abu Hurairah radhiayallahu anhu bahwa Nabi shallallahu alaihi wasallam bersabda :

Api kalian ini, yang dinyalakan anak adam hanya satu bagian dari tujuh puluh bagian api neraka jahannam.

Ada sahabat berkata : "Wahai Rasulullah, bukankah hal ini sudah cukup ? Beliau berkata : Sesungguh dia( Api neraka ) lebih besar melebihi enam puluh sembilan bagian. Masing-masing memiliki panas seperti api itu". HR. Bukhari

Dan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda :

Dari an Nu'man bin Basyir radhiayallahu anhma, aku telah mendengar Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda :

إن أهون أهل النار عذاباً يوم القيامة لرجلٌ يوضع في أخمص قدميه جمرتان يغلي منهما دماغه، ما يرى أن أحداً أشدُّ منه عذاباً، وإنه لأهوندهم عذاباً، متفق عليه.

"Sesungguhnya penduduk neraka yang paling ringan adzabnya pada hari kiamat adalah seorang yang diletakkan bara api dibawah tumitnya, kemudian mendidih otaknya" Muttafaqan alaihi

Tidak ada komentar:

Posting Komentar