Kapan kita mengucapkan =>
لا حول ولا قوة إلا بالله
Dan kapan kita mengucapkan =>
إنا لله وإنا إليه راجعون.
Syekhul islām ibnu Taimiýah rahimahullahu ta'ālâ mengingatkan :
Kedudukannya ketika melaksànakan ketaatan, bukan disaat musibah.
[مجموع الفتاوى (10/686)]
Karena kalimat ini adalah kalimat istānah; bukan kalimat istirjā', tidak sedikit dari orang-orang mengucapkan kalimat ini ketika mengalami musibah, mereka mengucapkan kalimat ini karena keluh kesah dan ketidak sabaran mereka. dan ini kekeliruan mesti dirubah.
Adapun ketika musibah, seperti kematian atau selainnya; maka kita ucapkan :
إنا لله وإنا إليه راجعون.
Allāh subhanahu wata'ala berfirman :
"الَّذِينَ إِذَا أَصَابَتْهُم مُّصِيبَةٌ قَالُوا إِنَّا لِلَّهِ وَإِنَّا إِلَيْهِ رَاجِعُونَ".
[سورة البقرة: آية رقم (156)].
------------------------------------
_اللهم انفعنا بما علمتنا، وعلمنا ما ينفعنا، وزدنا علما إلى علمنا._

Tidak ada komentar:
Posting Komentar